Iklan video

Rabu, 25 September 2019

TERNYATA IBLIS ITU SANGAT ALIM




Jika engkau bertanya tentang Al-Qur'an kpd iblis, maka iblis akan bisa menerangkan dengan sangat jelas, karena iblis tahu persis kapan ayat itu turun dari langit...

Jika engkau bertanya tentang ilmu hadist kepada iblis, maka iblis akan sangat pandai menjelaskannya,
karena iblis tahu asbabul wurud dari hadist tsb....

Jika engkau bertanya tentang kisah para nabi, iblis akan dengan tepat menceritakannya karena iblis sudah ada sejak nabi adam masih berada dalam surga...

iblis ahli alqur'an...
iblis ahli hadist....
iblis ahli riwayat..
iblis alim/pandai dalam segala ilmu...

Tapi iblis tidak menjadi kekasih Allah, karena dalam diri iblis ada kalimat...

AKU LEBIH BAIK DARI KAMU

Semoga sedikit ilmu yg dititipkan Allah Subhana Wa Ta'alla dihati kita tidak menjadikan kita sombong dalam segala urusan...
Juga paham bahwa ilmu tak menjamin orang pasti ta'at dan sholeh.

Yang aku takut...
Hatiku kian mengeras dan sulit menerima nasehat, namun sangat pandai menasehati

Yang aku takut...
Aku merasa paling benar, sehingga merendahkan yang lain.

Yang aku takut...
Egoku terlalu tinggi, hingga merasa paling baik di antara yang lain.

Yang aku takut...
Aku lupa bercermin, namun sibuk berprasangka buruk kepada yang lain.

Yang aku takut...
Ilmuku akan membuatku menjadi sombong, memandang yang lain berbeda denganku.

Yang aku takut...
Lidahku makin lincah membicarakan aib orang lain, namun lupa dengan aibku yang menggunung dan tak sanggup kubenahi.

Yang aku takut...
Aku hanya hebat dalam berkata namun buruk dalam berbuat.

Yang aku takut...
Aku hanya cerdas dalam mengkritik, namun lemah dalam mengkoreksi diri sendiri.

Yang aku takut...
Aku membenci dosa orang lain, namun saat aku sendiri buat dosa aku enggan membencinya.

Kiranya Allah Subhana Wa Ta'alla
senantiasa menyadarkanku sehingga lebih rajin instrospeksi diri daripada mengurusi orang lain yang belum tentu perilaku dan tutur katanya lebih baik dari diriku. Aamiin...

********

Seberapa pandai kah engkau,
Seberapa alim kah engkau,
Seberapa banyak ilmu yg kamu miliki

Ternyata itu tdk seberapa dibanding ilmu pengetahuan yg dimiliki oleh Iblis yang congkak, sombong, angkuh...

Sekarang apa yg akan kita sombong kan, Iblis saja yg memiliki pengetahuan yg luar biasa sombong, merasa diri paling TER......... dari siapapun ciptaan Allah, tapi Iblis memang punya pengetahuan lebih dibanding manusia pada umumnya

Lalu apa yang akan kita sombongkan,
Ingat Sombong itu hanyalah hak Allah yg memiliki alam semesta ini beserta isinya

SELALULAH MELIHAT KE DALAM HATI

والله أعلم بالصواب
أللهم صلى على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه وسلم 

Jumat, 13 September 2019

RAHASIA KECERDASAN BJ HABIBIE YANG TAK TERUNGKAP



Dalam suatu kesempatan, saya pernah menghadiri sebuah kajian Ustadz Bachtiar Nasir, Lc pada saat itu disebuah masjid daerah Bandung. Ada cerita menarik yang disampaika oleh Ust Bachtiar tentang sosok Eyang Habibie.
Sebagaimana yang kita ketahui, sosok Habibie lahir dari keluarga yang religius, Ayahnya bahkan wafat ketika mengimami shalat keluarganya, tak kurang dari 2 juz dalam sehari Ayahnya membaca Al-Quran. Jangan tanya keshalihan Ibu nya. Beliau Ahli Ta'lim, dalam sepekan tak pernah dilewati kecuali khatam Al-Qur'an.

Suatu ketika Pak Habibie bertutur tentang kisah perjuangannya selama di Jerman. Beliau berkompetisi dengan 2 orang Yahudi. Yang mana... 2 orang Yahudi ini selalu menjadi juara di kelasnya. Sampai suatu ketika, Eyang Habibie merasa penasaran rahasia apa sih yang membuat mereka itu begitu cerdas, padahal Eyang Habibie sudah begitu keras dan mati-matian dalam belajar.

Sampai akhirnya dia bertanya ke orang Yahudi itu apa rahasia mereka bisa pintar? Diajaknyalah Habibie menginap di Asrama Yahudi tersebut. Ketika menginap disana, Pak Habibie kaget... karena jam 2 malam. Orang Yahudi itu sudah bangun, membaca buku, belajar.

Didekatinya diam-diam. Lalu ditanyakan kepada orang Yahudi tersebut buku itu. Kamu membaca apa? Orang Yahudi itu kaget, terperanjat, dengan segera buku itu disembunyikan disebalik badannya.

Setelah lama berkutat, akhirnya pak Habibie mendapatkannya. Ketika di buka ternyata itu adalah Al-Qur'an. Betapa kagetnya Pak Habibie. Lalu ia berkata, "čm membaca Al-Qur'an dan menaruh perhatian kepadanya, maka niscaya mereka tidak akan pernah bisa dikalahkan, Inilah kunci kesuksesan ummat Islam, yang ditinggalkan oleh ummat Islam sendiri"

Akhirnya setelah menyadari hal itu, setiap jam 2 malam Pak Habibie selalu bangun, mandi, shalat tahajjud dan membaca Al-Quran, istiqamah dalam rutinitasnya.

Kita pun bisa menemukan keshalihan yang lainnya, Pak Habibie suatu ketika ditanya, "Disisa waktu-waktu yang Eyang miliki, mau dipakai apakah waktu yang sangat terbatas ini?"

Eyang dengan nada khasnya menjawab, "Saya akan habiskan waktu untuk membuat pesawat R80, agar Bangsa Indonesia bisa memiliki pesawat sendiri.. Sebagian waktu yang lain, akan Eyang gunakan untuk membaca Al-Quran sebanyak-banyaknya. Eyang ingin bertemu dengan Ibu Ainun, Ibu Ainun itu orang yang baik, orang yang shalih, rajin beribadah, saya yakin Ibu Ainun ada di Surga. Maka saya harus membaca Al-Qur'an untuk memantaskan diri, supaya bisa bertemu Ibu Ainun di surga.

Dalam sebuah kesempatan Konfrensi di Mesir, Pak Habibie pernah berkata, "Saya ini adalah seorang teknokrat, saya bisa membuat pesawat terbang, saya memiliki ilmu itu. Tapi setelah saya sadari, bahwa ada yang lebih penting dari itu semua, yaitu Ilmu Agama"

Ustadz Adi Hidayat, Lc MA pun pernah bercerita tentang kedahsyatan Pak Habibie ini, semata-mata karena didikan orang tua yang mendidik Pak Habibie seperti Imam Nawawi, gemar belajar, ibadah dan membaca buku.

Dari sini kita bisa mengambil kesimpulan, siapapun yang dekat dengan Al-Quran akan diberkahi dan teranugerahi kecerdasan yang luar biasa. Sosok Eyang Habibie saya rasa salah satunya.

Masyaa Allah...
Hari ini kita kehilangan sumber mata air Indonesia. Semoga kedepan Indonesia bisa kembali teranugerahi sosok seperti Pak Habibie.

Alfatihah...

*****

Silahkan forward tulisan ini ke jejaring sahabat, teman, dan keluarga anda. Semoga membawa berkah dan manfaat.

Rabu, 11 September 2019

BIOGRAFI BJ HABIBIE


Selain dikenal sebagai orang paling cerdas diantara ahli penerbangan, beliau juga merupakan mantan Presiden Republik Indonesia ke-3. Oleh karena itu biografi BJ Habibie menarik untuk diketahui.
Banyaknya prestasi yang telah digapai oleh BJ Habibie, dan perannya dalam dunia penerbangan nasional maupun internasional, merupakan sebuah contoh panutan bagi pemuda/i bangsa Indonesia bahwa setiap orang dapat berkarya dan diakui dunia.
Kisah Presiden RI ke-3 BJ Habibie akan di bahas dalam artikel ini. Di bawah ini adalah biografi BJ Habibie dari mulai latar belakang keluarga hingga beliau menjadi sosok yang dikenal oleh seluruh masyarakat Indonesia sebagai mantan Presiden Republik Indonesia.


Latar Belakang Keluarga BJ Habibie


Parepare, 25 Juni 1936 adalah tempat dan tanggal lahir BJ Habibie atau yang mempunyai nama lengkap Prof. DR (HC). Ing. Dr. Sc. Mult. Bacharuddin Jusuf Habibie. Beliau merupakan anak ke empat dari delapan bersaudara, orangtuanya bernama Alwi Abdul Jalil Habibie (Ayah) dan Raden Ajeng Tuti Marini Puspowordjojo (Ibu).
Ayah dari BJ Habibie adalah seorang ahli pertanian yang berasal dari etnis Gorontalo berdarah Bugis, dan ibunya beretnis Jawa yang merupakan anak dari spesialis mata di Yogya yang bernama Puspowardjojo.
Dari biografi BJ Habibie dapat diketahui bahwa beliau tumbuh dalam keluarga yang religious. Ayahnya, Alwi Abdul Jalil selalu membacakan ayat suci Al-qur’an setiap harinya. Bahkan Habibie sendiri mengatakan bahwa ia selalu merasa tenang apabila sang ayah membacakan Al-qur’an di hadapannya.
Dalam satu hari ayahnya biasa membacakan satu sampai dua juz. Dari kebiasaan tersebut tak heran apabila Habibie dapat membaca Al-qur’an dengan fasih pada usia 3 tahun.
Habibie kecil sangat gemar membaca dan olahraga menunggang Kuda. Karena kebiasaannya itu ia dikenal sangat cerdas ketika masih berada di sekolah dasar. Beliau harus kehilangan seorang ayah disaat usianya 14 tahun karena ayahnya terkena serangan jantung saat shalat Isya bersamanya pada tanggal 3 September 1950.
Setelah sang ayah meninggal, kemudian ibunya menjual rumah dan kendaraan lalu pindah ke Bandung bersama Habibie dan saudaranya. Di Bandung Habibie melanjutkan sekolah di Gouverments Middlebare School, di sekolah ini ia mulai terlihat prestasinya dan menjadi sosok favorit dikalangan siswa lainnya.

Karena kegigihannya dan kecerdasannya, setelah lulus dari SMA pada tahun 1954 BJ Habibie melanjutkan pendidikannya di ITB (Institute Teknologi Bandung). Pada masa itu namanya masih Universitas Indonesia Bandung.
Beliau belajar Teknik Mesin di fakultas Teknik disana. Namun hanya beberapa bulan saja beliau menempuh pendidikan di ITB, karena pada saat itu beliau mendappatkan beasiswa dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk melanjutkan pendidikannya di Jerman.
Pada tahun 1955 sampai 1965 Habibie menempuh pendidikan di Jerman dengan mengambil spesialisasi konstruksi pesawat terbang (Teknik Penerbangan) di Rhein Westfalen Aachen Technisce Hochschule (RWTH).
Beliau mendapatkan beasiswa pada saat itu karena Pemerintahan Indonesia di bawah Presiden Soekarno sedang menjalankan program dengan membiayai ratusan siswa cerdas Indonesia untuk menimba ilmu di luar negeri.
Semasa kuliah di Jerman dijalani oleh Habibie dengan penuh perjuangan, karena pendidikan disana bukan hanya sebentar saja. Baginya musim liburan bukanlah untuk berlibur, melainkan mengisinya dengan ujian dan mencari uang untuk mencari buku untuk menunjang materi pendidikannya.
Setelah masa liburan berakhir kegiatannya hanya belajar dan kegiatan lainnya disampingkan oleh Habibie. Dalam biografi BJ Habibie diketahui bahwa berkat kerja kerasnya, beliau mendapatkan gelar Ing dari Technische Hochschule Jerman pada tahun 1960.
Gelar itu ia dapatkan dengan predikat Cumlaude (sempurna) dengan perolehan nilai rata – rata 9,5. Setelah mendapatkan gelar insinyur beliau bekerja di suatu industri kereta api Firma Talbot di Jerman.
Saat bekerja di perusahaan tersebut beliau dapat menyelesaikan permasalahan perusahaan Firma Talbot yang sedang membutuhkan sebuah wagon untuk mengangkut  barang-barang ringan bervolume besar. Habibie memecahkan permasalahan tersebut dengan mengaplikasikan prinsip-prinsip kontruksi sayap pesawat terbang.
Setelah itu BJ Habibie melanjutkan kembali pendidikannya untuk gelar doktor di Technische Hochschule Die Facultaet Fuer Maschinenwesen Aachen. Beliau mendapatkan gelar doktornya pada tahun 1965, ia mendapat predikat Summa Cumlaude dengan nilai rata-rata 10.

Kehidupan Habibie Setelah Berkeluarga


Dari biografi BJ Habibie, kita juga dapat mengetahui kehidupan beluai setelah berkeluarga. BJ Habibie atau yang biasa disapa Rudy oleh teman temannya semasa pendidikan di Jerman, kemudian menikahi seorang wanita bernama Hasri Ainun Besari pada tanggal 12 Mei 1962.


Setelah beliau menikah, ia membawa istrinya untuk tinggal di Jerman. Dengan memboyong keluarganya untuk sama sama hidup di Jerman, maka perjuangan Habibie terasa lebih berat lagi.
Bahkan di pagi hari Habibie harus berjalan ke tempat kerjanya yang jauh untuk menghemat pengeluaran. Setelah bekerja, ia belajar pada malam hari untuk kuliahnya. Selain itu, istrinya Nyonya Hasri Ainun Habibie harus mengantri di tempat pencucian umum untuk mencuci baju demi menghemat pengeluaran keluarga. Dari pernikahannya ini Habibie dan Ainun di karuniai dua orang anak yang bernama Ilham Akbar dan Thareq Kemal.

Rumus Faktor Habibie

Yang menarik dari kisah inspiratif BJ Habibie adalah ditemukannya rumus untuk menghitung keretakan atau Crack propagation on random sampai ke atom oleh Habibie.
Untuk menghargai kecerdasannya dan kontribusinya, persamaan tersebut diberi dama Faktor Habibie. Tidak hanya itu, beliau juga dijuluki sebagai Mr. Crack oleh para spesialis penerbangan. Pada tahun 1967, beliau mendapatkan gelar Profesor Kehormatan atau Guru Besar di ITB (Insstitute Reknologi Bandung).
Tidak hanya itu BJ Habibie juga mendapatkan gelar tertinggi di ITB yaitu Ganesha Praja Manggala. Dengan segala kecerdasan yang dimilikinya, beliau mendapatkan banyak pengakuan dari Lembaga kelas internasional seperti.
Gesselschaft fuer Luft und Raumfahrt (Lembaga penerbangan Jerman), The Royal Aeronautical Society London dari Inggris, The Academie Nationale de l’Air et de l’Espace dari Francis, The Royal Swedish Academy of Engineering Sciences dari Swedia dan yang terakhir dari The US Academy of Engineering Amerika Serikat.
Selain pengakuan dari banyak Lembaga luar negeri, Habibie pun mendapatkan beberapa penghargaan bergengsi yaitu Edward Warner Award serta Award von Karman dimana penghargaan ini hampir setara penghargaan Hadiah Nobel. Selain itu Habibie juga peraih penghargaan Theodore van Karman Award yang bergengsi di Jerman.

Pulangnya Habibie Ke Indonesia

Biografi BJ Habibie
Setelah menempuh pendidikan 10 tahun di Jerman, Habibie pulang ke Indonesia memenuhi panggilan dari Presiden Indonesia, pada saat itu yang menjabat adalah Presiden Soeharto. Di Indonesia, Habibie ditunjuk sebagai Menteri Negara Ristek/ Kepala BPPT selama 20 tahun. Tak hanya itu, beliau juga memimpin perusahaan BUMN Industri Strategis selama 10 tahun.
Pada tahun 1995 beliau berhasil memimpin proyek pembuatan pesawat yang diberi nama N250 Gatot Kaca. Pesawat tersebut ialah peswat pertama buatan Indonesia.


Pesawat yang dirancang oleh Habibie selama 5 tahun itu merupakan pesawat satu satunya di dunia yang menggunakan teknologi Fly By Wire. Dengan teknologi tersebut, pesawat itu mampu terbang tanpa guncangan berlebihan. Bisa dibilang teknologi tersebut merupakan teknologi terdepan dan canggih pada masa itu.

Pada saat pesawat N250 Gatot Kaca mencapai masa jayanya dan selangkah lagi mendapatkan sertifikasi dari Federal Aviation Administration. Presiden Soeharto saat itu menghentikan industri PT. IPTN karena alas an krisis moneter.
Pada zamannya, PT. IPTN telah membangun parik di Eropa dan juga Amerika, namun sangat disayangkan hal itu harus terhenti dan terpaksa sebanyak 16.000 karyawan harus mencari pekerjaan ke luar negeri.

Pengangkatan Habibie Menjadi Presiden

Biografi BJ Habibie
Setelah ditutupnya PT. IPTN, BJ Habibie yang pada masa itu masih menjabat sebagai Menteri Riset dan Teknologi diangkat menjadi wakil Presiden untuk mendampingi Presiden Soeharto pada tanggal 14 Maret 1998.
Setelah beberapa bulan menjabat sebagai wakil presiden, gejolak politik di Indonesia memanas. Presiden Soeharto yang telah menjabat puluhan tahun diminta untuk lengser oleh rakyat Indonesia. Setelah mencapai puncaknya, Presiden Soeharto mengundurkan diri pada tanggal 21 Mei 1998.
Lengsernya Presiden Soeharto dari jabatannya pada saat itu maka secara otomatis wakil Presiden BJ Habibie diangkat menjadi Presiden yang baru. Namun tak lama menjabat BJ Habibie pun dipaksa lengser setelah adanya sidang umum MPR tahun 1999. Hal itu dikarenakan lepasnya wilayah Timor Timur dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Meskipun hanya 1,5 tahun beliau menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia, Habibie tetap berusaha untuk mengembalikan kondisi negara. Beberapa keputusan yang diambilnya pada masa itu adalah lahirnya UU tentang Otonomi daerah. Kemudian beliau memberi kebebasan rakyat untuk beraspirasi sehingga Indonesia dapat membuat berbagai partai politik yang baru.
Selain itu mata uang Indonesia dapat ditekan dari 15 ribu rupiah per dolar menjadi dibawah 10 ribu saja. Beliau juga mampu melikuidasi bank yang bermasalah pada masa itu. Setelah lengser dari jabatan Presidennya, BJ Habibie menjadi rakyat biasa dan kembali bermukim di Jerman.
Setelah membaca Biografi BJ Habibie apakah kalian masih ragu untuk berkarya? Setiap pemuda dapat mengharumkan nama Indonesia dengan berkarya di kancah nasional ataupun internasional. Semoga artikel Biografi BJ Habibie ini bermanfaat untuk kita semua.

widgeo.net